Usia Paruh Baya Saat Paling Tidak Bahagia


LONDON – Sebuah studi mengungkapkan bahwa usia paruh baya merupakan saat paling tidak bahagia dalam kehidupan seseorang. Setidaknya sebelum menginjak usia lanjut, yaitu sekira 50 tahun.

Bert van Landeghem dari Maastricht University, di Belgia menyebutkan bahwa tingkat kepuasan terhadap hidup akan menurun ketika seseorang menginjak akhir usia 20-an, dan baru akan muncul kembali setelah dia berusia 50an.

Pada usia 20an, seseorang masih memiliki optimisme tinggi terhadap masa depan serta tidak terlalu ambil pusing dengan kehidupan. Sementara di usia 50-an mereka biasanya bisa lebih menerima apapun yang ditawarkan kehidupan kepada mereka.

Tapi sebelum hal itu terjadi, mereka terlebih dahulu akan mengalami masa-masa ‘suram’ saat mereka merasa terbebani dengan tuntutan hidup. Inilah, menurut Landeghem, yang terjadi pada usia paruh baya. Demikian seperti dilansir Telegraph, Senin (18/4/2011).

Meski begitu, Landeghem menggarisbawahi bahwa kendati lebih bahagia dibandingkan mereka yang berusia paruh baya, bukan berarti orang-orang di usia lanjut ini berhasil mengembalikan semangat muda mereka. Orang-orang berusia lanjut semata-mata telah belajar untuk menerima apa yang mereka miliki.

Maret lalu, seorang profesor biologi di University College London, Lewis Wolpert, mengklaim bahwa kebahagiaan seseorang bisa kembali memuncak pada usia 80 tahun. Menurut Wolpert, sebagian besar orang merasa “cukup bahagia” di masa remaja mereka hingga menginjak usia 20an. Namun perasaan ini terus menurun hingga paruh baya, tepatnya ketika mereka membanting tulang untuk menghidupi keluarga serta membangun karir.

“Ketika memasuki usia 40-an, orang-orang merasa lebih gembira dan optimistis. Kebahagiaan itu bisa jadi akan terus dirasakan hingga akhir usia 70 maupun 80an,” papar Profesor Wolpert.

Lebih lanjut, survei yang dilakukan American National Academy of Science terhadap 341 ribu orang menemukan jika kebahagiaan terhadap hidup kembali dirasakan seseorang di akhir 40an dan baru akan meningkat di usia 85.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: