Mengatasi Bad Mood di Tempat Kerja


MERASA bad mood atau tidak bersemangat di tempat kerja? Pasti hampir setiap orang mengalaminya. Padahal mood adalah bagian dari bahan bakar kita, untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan yang sedang menumpuk di depan mata.

Dan, celakanya ketika dalam kondisi perasaan sedih, bosan, atau tidak semangat, tubuh kita juga ikut bereaksi, badan terasa lemas, mengantuk, dan akhirnya aktivitas kita pun terganggu. Kalau sudah begini, performa kerja pun ikut turun.

Untuk pekerja kantoran, tentu akan memengaruhi karier atau bonus yang akan diterima, apalagi ia seorang marketing, tentu sangat berpengaruh.

Lalu, bagaimana mengatasi hal itu?

Nah sebagai awalan, langkah kita adalah mengenali dan memahami apa penyebab bad mood tersebut. Dengan mengetahui penyebabnya, kita akan mudah untuk mengatasinya.

Misal kita bad mood ketika melihat meja atau ruang kerja yang berantakan, atau mengingat beban kerja yang berat atau hutang yang menumpuk. Nah, mungkin Anda bisa merapikan meja atau ruang kerja agar terasa ringan.

Setelah mengetahui sebabnya, kita bisa mengetahui langkah kedua, yaitu mengatur prioritas pekerjaan. Mana pekerjaan atau aktivitas yang harus didahulukan.

Lalu setelah menentukan prioritas, kita harus berdisiplin diri. Setiap aktivitas atau tugas yang akan kita lakukan, selalu tentukan deadline. Meskipun perusahaan atau client kita juga telah menentukan deadline tetapi sebaiknya juga kita mempunyai deadline tersendiri yang tentunya tidak saling ‘bertabrakan’ antara deadline kita dengan deadline dengan perusahaan atau client.

Hal dapat memacu semangat kerja kita untuk menyelesaikan tugas dan menghindari terjadinya bad mood ketika pekerjaan menumpuk.

Untuk lebih memacu semangat, kita bisa meletakkan foto-foto orang yang kita cintai. Seringkali ketika kita melihat orang yang kita cintai, perasaan sedih, tidak semangat akan berbalik menjadi senang atau semangat.

Hal ini bisa kita gunakan dengan meletakkan fotonya di tempat yang mudah kita lihat, misal meletakkan foto keluarga di meja, foto anak, atau kekasih. Meski ini terlihat sangat personal tetapi hal ini dapat memacu semangat.

Namun jangan lupa, setelah mengetahui penyebabnya kita harus bisa menghindari penyebab bad mood kita. Hal ini berkaitan dengan poin pertama, ketika kita mengenali penyebab bad mood. Sebaiknya kita menghindari hal-hal itu ketika akan memulai aktivitas kerja, alangkah baiknya penyebab itu dapat kita selesaikan sebelum beraktivitas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: