Nenek Tunanetra Itu Ditolak Panti Wreda


DEMAK – Kondisi Tarsiyam, nenek tunanetra dan lumpuh semakin memprihatinkan. Upaya warga untuk meminta Panti Wreda Sultan Fatah, milik Pemerintah Kabupaten Demak, merawat Tarsiyam, ditolak dengan alasan keterbatasan daya tampung.

Selain alasan daya tampung yang sudah melebihi batas, Tarsiyam dinilai tidak dapat melakukan aktivitas sendiri, sehingga harus selalu dibantu.

Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertran) Kabupaten Demak, Agus Nugroho, mengatakan panti memiliki keterbatasan, tidak hanya tempat, tapi juga jumlah perawat.

“Dari kapasitas yang semestinya hanya 25 orang kini dipaksakan hingga 35 orang jompo. Padahal untuk merawat 35 orang Pemkab Demak hanya memiliki dua perawat dan satu kepala panti,” beber Agus.

Akhirnya, pada Senin 7 Maret lalu, Tarsiyam dibawa ke Panti Wreda Pucang Gading, Semarang.

Nenek 60 tahun lebih ini tinggal sebatang kara dalam kandang ayam dan menggantungkan hidupnya dari pemberian warga.

Dalam kandang bambu berukuran sekira 2 kali 3 meter milik Parti, warga Desa Botorejo, Kecamatan Wonosalam, ini Tarsiyam menghabiskan waktunya sehari-hari.

Dia sebatang kara karena tak memiliki sanak saudara lagi. Dia tinggal di bekas kandang itu semenjak suaminya meninggal belasan tahun lalu. Penderitaan Tarsiyem semakin bertambah setelah mengalami gangguan pengelihatan dan lumpuh, bahkan kini dia tidak dapat melihat sama sekali.

Selain itu, kedua kakinya juga lumpuh sehingga tidak pernah beranjak dari tempat tidurnya, yaitu ranjang bambu yang beralas tikar dan bantal dari karung beras.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: